Kaki-Kaki Mobil Bunyi Gluduk / Kletek? Awas 8 Komponen Ini Rusak!
Penulis: Fatih/SejukMedia
Pernahkah Anda merasa cemas saat mendengar suara aneh dari bagian bawah mobil saat melintasi jalan berlubang atau polisi tidur? Suara yang mengganggu ini bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan alarm bahaya dari sistem suspensi kendaraan Anda.
Secara teknis, kaki-kaki mobil bunyi umumnya disebabkan oleh komponen karet penahan yang sudah aus atau retak seperti bushing arm, ball joint, tie rod, hingga melemahnya kinerja shockbreaker.
Jangan anggap sepele! Mengabaikan bunyi pada area understeel bisa mengakibatkan roda kehilangan keseimbangan, setir yang sulit dikendalikan, hingga risiko roda terlepas di tengah jalan. Agar Anda tidak salah mengambil tindakan perbaikan, mari kenali jenis bunyinya dan temukan 8 komponen yang paling sering menjadi biang keladinya!
Kenali Kerusakan dari Jenis Bunyinya
Beda bunyi, beda pula komponen yang rusak. Coba perhatikan baik-baik jenis suara yang muncul dari kolong mobil Anda:
- Bunyi “Gluduk-Gluduk”: Sangat khas terdengar saat melewati jalan bergelombang atau polisi tidur. Biasanya mengindikasikan masalah pada bushing arm, karet support, atau shockbreaker yang sudah mati.
- Bunyi “Kletek-Kletek”: Suara ketukan besi beradu yang sering terdengar saat setir dibelokkan. Ini adalah tanda pasti kerusakan pada CV Joint (As Roda) atau Tie Rod.
- Bunyi Berdecit (Cit-cit): Suara decitan layaknya ranjang berderit ini muncul karena gesekan logam akibat bantalan karet (bushing stabilizer) yang sudah tipis atau kering kerontang tanpa pelumas.
- Bunyi Berdengung: Terdengar terus-menerus dan semakin bising saat mobil dipacu pada kecepatan tinggi. Ini adalah gejala khas dari bantalan roda (Bearing) yang sudah hancur.
8 Penyebab Utama Kaki-Kaki Mobil Bunyi
Setelah mengenali jenis bunyinya, mari kita bedah satu per satu komponen yang paling rawan mengalami keausan:
1. Bushing Arm Menipis atau Pecah
Bushing arm adalah selongsong besi yang dilapisi karet tebal. Fungsinya sebagai bantalan yang menghubungkan lengan ayun suspensi (lower arm) dengan sasis mobil. Karena letaknya di bawah dan sering menahan guncangan, karet ini sangat rentan getas dan pecah. Jika pecah, besi akan beradu dengan besi, menghasilkan bunyi gluduk-gluduk yang kasar.
2. Shockbreaker Mati atau Bocor
Shockbreaker bertugas menyerap energi kinetik dari jalanan. Jika usianya sudah tua, seal di dalamnya bisa bocor dan mengeluarkan rembesan oli. Shockbreaker yang bocor akan kehilangan daya redamnya (mati), sehingga mobil akan terasa mengayun berlebihan layaknya perahu dan memunculkan suara benturan keras saat melewati jalan rusak.
3. Keausan pada Tie Rod & Rack End
Kedua komponen ini adalah penghubung utama antara sistem kemudi (steering rack) dengan roda depan. Sering menghantam jalan berlubang dengan kecepatan tinggi akan membuat Tie Rod oblak atau bengkok. Gejalanya: setir terasa berat, mobil sering membuang ke satu sisi, dan terdengar bunyi kletek-kletek saat berbelok.
4. Ball Joint Aus (Oblak)
Berfungsi sebagai engsel fleksibel yang memungkinkan roda depan bergerak naik-turun dan berbelok arah. Jika pelumas (gemuk) di dalam ball joint kering atau pelindung karetnya robek, komponen ini akan oblak dan memicu bunyi berderit tajam.
5. Link Stabilizer Bengkok atau Patah
Link stabilizer adalah batang penghubung yang menjaga keseimbangan mobil agar tidak limbung saat menikung. Jika komponen ini rusak, Anda akan mendengar suara ketukan (klik) berulang kali saat melintasi jalan bergelombang, dan mobil terasa tidak stabil saat diajak bermanuver.
6. Karet Support Shockbreaker Rusak
Terletak di bagian paling atas shockbreaker (biasanya terlihat saat kap mesin dibuka), karet support ini menahan posisi redaman agar tidak merambat langsung ke bodi. Jika karet ini gepeng atau retak, baut pengikatnya akan longgar dan menimbulkan bunyi ketukan dari arah atas roda.
7. Bushing Stabilizer Longgar
Karet ini bertugas memegang batang stabilizer agar tetap di tempatnya. Usia pakai dan debu jalanan sering membuat karet ini melonggar, sehingga batang besi di dalamnya bergeser dan memicu bunyi cit-cit atau gesekan berdecit.
8. Bantalan Roda (Bearing) Hancur
Meski bukan bagian dari sistem suspensi langsung, bearing roda yang oblak sering disalahartikan sebagai masalah kaki-kaki. Bearing yang aus parah akan membuat ban bergoyang dan menghasilkan bunyi dengung yang sangat mengganggu telinga.
Solusi Tuntas & Estimasi Perbaikan di Sejuk Ngawi

Jangan biarkan keselamatan Anda dan keluarga terancam karena mengabaikan komponen kaki-kaki yang rusak. Membiarkan Tie Rod rusak, misalnya, dapat membuat roda kehilangan kendali secara tiba-tiba di jalan raya!
Perbaikan sistem suspensi (understeel) tidak bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan alat pendongkrak hidrolik (lift), alat press khusus, dan mesin spooring balancing agar roda kembali presisi.
Serahkan urusan kaki-kaki mobil Anda kepada spesialisnya di Bengkel Sejuk Ngawi! Sebagai pusat One Stop Service terpercaya, kami menawarkan: Pengecekan Komprehensif: Mekanik kami akan melakukan inspeksi fisik langsung ke kolong mobil Anda untuk memastikan komponen mana yang benar-benar rusak, sehingga Anda terhindar dari biaya penggantian sparepart yang tidak perlu. Pengerjaan Presisi & Cepat: Ditangani oleh teknisi ahli menggunakan suku cadang berkualitas (OEM). Spooring Balancing Modern: Setiap penggantian komponen kemudi (seperti Tie Rod atau Ball Joint), kami wajibkan proses spooring agar setir Anda kembali lurus sempurna.
Jangan tunggu sampai kerusakan merembet dan biaya perbaikan membengkak! Amankan jadwal pengecekan understeel prioritas Anda hari ini.
KLIK DI SINI UNTUK BOOKING CEK KAKI-KAKI SEKARANG
📍 Kunjungi Kami: Jl. Raya Solo – Ngawi, Mojorejo, Grudo, Kec. Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. (Sejuk Ngawi: Solusi Perawatan Mobil Terpadu, Presisi, dan Bergaransi).