Pahami Jenis Kompresor AC Mobil dan 6 Tipe Mekanismenya

Penulis : hanip/SejukMedia

Kenyamanan berkendara di daerah tropis sangat bergantung pada embusan udara sejuk kabin. Pemilik kendaraan perlu mengenali jenis kompresor AC mobil agar perawatan sistem pendingin tepat sasaran.

Secara teknis, jenis kompresor AC mobil terbagi menjadi dua mekanisme penggerak utama. Klasifikasi ini mencakup tipe swash plate, wobble plate, crank through vane, scroll, hingga wankel.

Setiap tipe kompresor memiliki karakteristik kompresi dan kebutuhan pelumasan yang berbeda. Mari kenali enam tipe mekanisme kompresor pendingin kabin berikut ini.

1. Tipe Swash Plate Piston Ganda (Reciprocating)

Tipe swash plate merupakan kompresor yang paling banyak digunakan pada mobil MPV dan SUV modern. Kompresor ini memiliki 6 hingga 10 silinder piston yang digerakkan oleh piringan berputar miring.

Gerakan piringan swash plate mendorong piston secara bolak-balik untuk mengisap dan menekan gas freon. Mekanisme piston ganda ini menghasilkan tekanan kompresi yang sangat stabil pada putaran mesin tinggi.

2. Tipe Wobble Plate dengan Sudut Variabel (Reciprocating)

Kompresor wobble plate umumnya menggunakan lima buah piston yang dipasang sejajar dengan poros utama. Piringan penggerak atau drive plate berputar untuk menggerakkan pelat wobble secara dinamis.

Sudut kemiringan pelat wobble dapat berubah otomatis untuk menyesuaikan kapasitas pompa gas freon. Cara kerja ini mengurangi beban putaran mesin sehingga konsumsi bahan bakar kendaraan tetap hemat.

3. Tipe Crank Piston Tunggal Tradisional (Reciprocating)

Tipe crank bekerja dengan prinsip gerak naik turun yang serupa dengan mesin motor bakar. Kompresor ini menggunakan poros engkol untuk menggerakkan satu piston di dalam ruang silinder.

Kelebihan utama kompresor tipe crank adalah konstruksi komponen yang sederhana serta memiliki daya tahan tinggi. Pahami pula fungsi piston kompresor ac mobil agar komponen mekanis di dalamnya tidak mudah aus.

perbandingan komponen fisik penunjang jenis kompresor ac mobil di bengkel mobil ngawi

4. Tipe Through Vane Rotor Sentrifugal (Rotary)

Kompresor through vane termasuk ke dalam kategori rotary yang memanfaatkan putaran bilah rotor. Dua bilah vane terpasang tegak lurus menyentuh dinding silinder akibat dorongan gaya sentrifugal.

Ketika rotor berputar cepat, volume ruangan di antara bilah akan mengecil dan menekan freon. Kompresor ini memiliki dimensi yang ringkas dan cocok untuk mobil berkapasitas mesin kecil.

5. Tipe Scroll Spiral Ganda Hening dan Minim Getaran (Rotary)

Kompresor scroll bekerja menggunakan dua bilah spiral logam yang saling bertaut secara presisi. Satu bilah spiral bertindak sebagai fixed scroll tetap, sedangkan bilah lainnya bergerak melingkar.

Penyempitan celah spiral menekan gas freon menuju pusat silinder tanpa menimbulkan gesekan kasar. Keunggulan kompresor scroll adalah putarannya sangat hening dan menjadi standar pada mobil hybrid.

6. Tipe Wankel Rotor Epitrochoid dan Jenis Kompresor AC Mobil Modern

Kompresor tipe wankel memanfaatkan gerakan rotor segitiga di dalam ruang berbentuk lonjong atau epitrochoid. Putaran rotor menghasilkan siklus isap dan kompresi freon secara kontinu tanpa jeda.

Mengenal ragam jenis kompresor AC mobil membantu anda mendeteksi potensi kerusakan komponen lebih awal. Jangan abaikan suara kompresor ngorok agar sistem sirkulasi freon tidak mengalami aus parah.

Kondisi kompresor yang prima merupakan kunci utama agar kabin mobil selalu dingin dan nyaman. Mengetahui spesifikasi kompresor memudahkan anda menentukan takaran oli kompresor ac mobil yang presisi saat servis berkala.

Apabila embusan AC mobil mulai terasa hangat atau muncul suara berisik, segera lakukan pengecekan. Percayakan penanganan mekanis kepada teknisi berpengalaman di spesialis ac mobil Ngawi Sejuk Ngawi.

Temukan bengkel kami di Raya Jl. Raya Solo – Ngawi, Mojorejo, Grudo, Kec. Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur 63214. Kunjungi website resmi bengkelmobilngawi.id untuk melakukan reservasi servis secara mudah tanpa harus mengantre.

BOOKING SEKARANG!

Leave A Comment