6 Ciri Ciri Freon AC Mobil Bocor yang Wajib Diwaspadai

Penulis : hanip/SejukMedia

Kenyamanan berkendara di dalam kabin sangat ditentukan oleh performa sistem pendingin udara. Oleh karena itu, pasokan gas pendingin yang stabil sangat dibutuhkan untuk menjaga suhu ruangan tetap sejuk. Salah satu gangguan teknis yang paling sering terjadi adalah penurunan tekanan cairan pendingin akibat kebocoran.

Selain itu, sirkulasi gas pendingin bekerja dalam rangkaian pipa tertutup bertekanan tinggi. Kondisi ini membuat celah sekecil apapun pada sambungan komponen berpotensi memicu kebocoran sirkulasi. Dengan demikian, pengemudi wajib mengidentifikasi ciri ciri freon ac mobil bocor secara cepat sejak dini.

Namun, mengabaikan gejala penurunan gas pendingin dapat merusak komponen utama seperti kompresor. Sebaliknya, deteksi awal yang cepat akan menghemat estimasi pengeluaran biaya perbaikan kendaraan anda. Oleh sebab itu, pemahaman mengenali gejala kebocoran ini menjadi prioritas utama.

1. Hembusan Udara AC Terasa Panas dan Tidak Dingin

Gejala awal yang paling mudah dirasakan pengemudi adalah penurunan kualitas suhu hembusan udara. Udara yang keluar dari kisi-kisi pendingin hanya berupa hembusan angin biasa tanpa rasa dingin. Oleh karena itu, kondisi ini menandakan bahwa sirkulasi cairan pendingin sudah menipis drastis.

Selain itu, proses penyerapan hawa panas di dalam kabin tidak dapat berlangsung secara maksimal. Cairan pendingin yang berkurang membuat evaporator gagal mendinginkan kisi-kisi alurnya. Dengan demikian, suhu ruangan kabin akan tetap terasa gerah meskipun tuas pendingin diatur maksimal.

Namun, pengemudi sering kali menganggap masalah ini hanya karena penyetelan suhu yang kurang tepat. Sebaliknya, penurunan haawa dingin yang terjadi secara mendadak merupakan indikasi kuat kebocoran sirkulasi. Oleh sebab itu, segera lakukan pemeriksaan tekanan cairan pada fasilitas perawatan terpercaya.

Baca lebih lanjut mengenai AC Mobil Panas dan Cuma Keluar Angin? Ini 8 Penyebab & Solusinya!

2. Muncul Suara Mendesis dari Area Bawah Dashboard

Indikasi kedua yang dapat diidentifikasi adalah munculnya suara halus di ruang kabin. Suara desisan ini umumnya terdengar berasal dari area bawah dasbor saat pendingin dinyalakan. Oleh karena itu, pengemudi disarankan mendengarkan secara saksama saat mengoperasikan sistem pendingin.

Selain itu, bunyi desisan tersebut tercipta akibat gas bertekanan tinggi menyembur keluar leway celah kebocoran. Proses penyemprotan cairan yang tidak stabil pada katup ekspansi juga memicu suara tersebut. Dengan demikian, semakin parah tingkat kebocoran maka suara desisan akan terdengar semakin jelas.

Namun, suara ini terkadang terssamarkan oleh suara putaran kipas angin atau suara mesin. Sebaliknya, jika suara desisan terus terdengar konstan maka dipastikan terjadi masalah kebocoran pipa. Oleh sebab itu, lakukakn pengecekan sambungan pipa sirkulasi secara menyeluruh.

Baca selengkapnya tentang AC Mobil Berdesis & Kurang Dingin? Awas 5 Komponen Ini Rusak!

3. Terdapat Rembesan Minyak Oli di Sekitar Sambungan Pipa

Sistem pendingin tidak hanya berisi gas cair tetapi juga mengandung oli pelumas khusus kompresor. Oleh karena itu, cairan pelumas akan ikut keluar bersamaan saat gas pendingin mengalami kebocoran. Pengemudi dapat melihat bercak rembesan minyak basah pada sekitar jalur sambungan pipa.

Selain itu, debu dan kotoran jalan raya akan sangat mudah menempel pada area rembesan tersebut. Area sambungan pipa atau kondensor yang bocor umumnya terlihat jauh lebih kotor berdebu. Dengan demikian, bercak hitam basah pada komponen pendingin menjadi bukti fisik kebocoran.

Namun, rembesan minyak ini sering kali terabaikan karena lokasinya berada di kolong mesin. Sebaliknya, pemeriksaan visual secara berkala pada ruang mesin sangat membantu mendeteksi kebocoran. Oleh sebab itu, bersihkan area yang dicurigai untuk memastikan titik lokasi rembesan.

4. Kompresor AC Sering Mati dan Hidup Secara Tidak Wajar

Sistem penggerak pendingin dilengkapi oleh sensor pengamanan tekanan yang bekerja secara otomatis. Oleh karena itu, sensor akan memutuskan arus listrik ke kompresor jka tekanan cairan menipis. Kondisi ini menyebabkan kompresor mengalami siklus mati dan hidup seacara cepat dan tidak beraturan.

Selain itu, magnetic clutch pada kompresor akan terdenganr “cetak-cetak” secara berulang kali dalam waktu singkat. Pemutusan arus ini dilakukan untuk mencegah kompresor bekerja tanpa pelumasan yang cukup. Dengan demikian, kinerja pendingin ruangan menjadi sangat tidak stabil.

Namun, dibiarkan terus berlanjut maka komponen mekanis kompresor dapat mengalami aus parah. Sebaliknya, pengisian ulang cairan tanpa menambal titik kebocoran hanya akan merusak sistem. Oleh sebab itu, perbaikan kebocoran harus dilakukan sebelum mengisi kembali cairan pendingin.

5. Kaca Indikator Cairan Pendingin Terlihat Bening atau Berbusa

Kendaraan umunya memiliki kaca pengintai transparan di dekat tabung pengerin cairan pendingin. Oleh karena itu, pengemudi dapat mengamati sirkulasi cairan pendingin secara langsung melalu kaca tersebut. Kondisi sirkulasi yang normal ditandai dengan aliran cairan cair yang jernih tanpa gelembung.

Selain itu, jika kaca indikator terlihat banyak gelembung busa putih maka cairan pendingin berkurang. Gelembung udara ini terbentuk karena adanya ruang kosong di dalam pipa akibat kebocoran. Dengan demikian, aliran cairan pendingin sudah tercampur dengan udara luar.

Namun, pada tingkat kebocoran parah kaca pengintai akan terlihat sangat bening seolah kosong. Kondisi kosong ini menandakan gas pendingin telah habis menguap secara keseluruhan udara. Oleh sebab itu, pemeriksaan kaca penginyai menjadi cara termudah menjadi sirkulasi.

6. Muncul Bau Apek atau Aroma Kimia Menyengat di Kabin

Ciri terakhir yang sering dikeluhkan pengemudi adalah munculnya aroma tidak sedap di dalam kabin mobil. Oleh karena itu, bau apek atau aroma kimia menyengat akan tercium saat kipas pendingin dinyalakan. Bau ini berasal dari cairan pelumas dan gas pendingin yang bocor di ruang evaporator.

Selain itu, evaporator yang lembek akibat bocor menjadi tempat tumbuh suburnya jamur dan bakteri. Bakteri tersebut kemudian terbawa oleh hembusan angin kipas menuju ke selurung ruang kabin. Dengan demikian, kualitas udara bersih di dalam kenadaraan menjadi sangat terganggu.

Namun, menghirup aroma kimia ini secara terus-menerus dapat mengganggu kesehatan pernapasan pengemudi. Sebaliknya, pembersihan evapoporator dan penambalan titik bocor akan mengembalikan kesegaran udara kabin. Oleh sebab itu, segeralah bawa kendaraan anda menuju fasilitas perawatan teknis.

ciri ciri freon ac mobil bocor

Langkah Penanganan Kebocoran Freon AC Mobil di Bengkel Terpercaya

Pencegahan dampak kerusakan yang lebih luas dapat dilakukan melalui prosedur penanganan yang presisi. Oleh karena itu, mekanik berpengalaman akan melakukan uji tekanan nitrogen untuk menemukan titik kebocoran. Selain itu, penggantian segel karet klem atau pengelasan pipa alumunium akan dilakukan

Pembersihan seluruh saluran sirkulasi juga langkah wajib sebelum pengisian kembali gas pendingin. Dengan demikian, sistem pendingin kendaraan anda dapat terisi kembali dengan tekanan yang sempurna. Selanjutnya, pengemudi dapat menikmati kembali kenyamanan udara kabin yang sejuk dingin.

Oleh karena itu, jika anda menemukan ciri ciri freon ac mobil bocor, segera lakukan perawatan. Anda dapat berkonsultasi dan menjadwalkan pemeriksaan teknis secara mudah melalui situs bengkelmobilngawi.id

Kunjungi Bengkel Mobil Sejuk Ngawi: Jl. Raya Solo – Ngawi, Mojorejo, Grudo, Kec. Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Booking lewat website dapat diskon spesial.

BOOKING SEKARANG JUGA !!!

FAQ

Apa yang terjadi jika mobil terus dikendarai saat freon AC bocor?

Mengendarai mobil saat freon bocor dapat menyebabkan kompresor AC bekerja ekstra keras tanpa pelumasan oli yang cukup. Oleh karena itu, kondisi ini berpotensi merusak piston kompresor hingga mengunci total dan memerlukan ganti unit baru.

Berapa lama freon AC mobil akan habis jika terjadi kebocoran halus?

Lama waktu freon habis tergantung pada tingkat keparahan kebocoran yang terjadi pada pipa. Namun, pada kebocoran halus atau micro leak, freon biasanya akan habis total dalam waktu beberapa minggu hingga satu bulan.

Apakah megisi freon saja cukup untuk mengatasi AC mobil yang tidak dingin?

Mengisi freon saja tanpa menambal titik kebocoran bukanlah solusi yang tepat bagi kendaraan anda. Oleh karena itu, freon baru yang diisikan pasti akan menguao kembali dalam waktu singkat jika celah bocor tidak diperbaiki telebih dahulu.

Leave A Comment