Awas Jebol!Ini 4 Perbedaan Oli Mesin dan Oli Gardan Mobil.

Penulis Nuril/Sejuk Media

Perbedaan oli mesin dan oli gardan mobil sejatinya sangatlah mendasar. Terutama, hal ini terletak pada area komponen dan fungsinya. Sebagai contoh, oli mesin bertugas melumasi seluruh komponen mesin. Tujuannya agar mesin terhindar dari gesekan berbahaya. Sebaliknya, oli gardan khusus bekerja pada area box gardan. Fungsinya adalah melindungi pergerakan gigi transmisi atau pinion gear. Oleh karena itu, keduanya jelas memiliki peran yang terpisah.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum familiar dengan oli gardan. Padahal, ketidaktahuan ini bisa memicu kerusakan yang sangat fatal. Akibatnya, mobil kesayangan Anda bisa mogok mendadak di jalan. Tentu saja, Anda tidak ingin mengorbankan kenyamanan liburan keluarga.

Oleh sebab itu, mari bedah 4 perbedaan utamanya:

1. Beda Fungsi Utama

Pertama, fungsi oli mesin tidak hanya sekadar melumasi komponen. Pelumas ini juga bertugas membersihkan kotoran di dalam mesin. Hal ini terjadi berkat adanya kandungan zat aditif khusus. Di sisi lain, oli gardan memiliki area yang spesifik. Fungsinya khusus sebagai pelumas bagian kontak gigi di box gardan. Selain itu, pelumas ini juga bertugas menyalurkan tenaga kendaraan.

2. Tingkat Kekentalan (Kode SAE)

Selanjutnya, mari kita perhatikan standarisasi kekentalan atau SAE. Oli mesin generasi terbaru biasanya dirancang tidak terlalu kental. Umumnya, pelumas ini memakai kode SAE rendah seperti 10W3. Tujuannya agar cairan mudah menyusup ke celah komponen mesin. Sebaliknya, oli gardan dituntut memiliki viskositas yang jauh berbeda. Biasanya, oli jenis ini menggunakan kode berkisar antara 90-140. Kekentalan ini sangat penting untuk meredam gesekan rasio gigi.

3. Kandungan Zat Aditif

Karena fungsinya berbeda, kandungannya pun otomatis tidak bisa disamakan. Oli mesin secara khusus memiliki segudang zat aditif pelindung. Contohnya adalah Detergent untuk membersihkan kotoran yang menumpuk. Ada pula Anti-wear guna mencegah mesin aus bergesekan langsung. Tambahan lagi, terdapat Anti-foam untuk mencegah oli berubah menjadi busa. Di sisi lain, oli gardan memiliki formula yang sangat berbeda. Kesimpulannya, kedua cairan pelumas ini sama sekali tidak bisa ditukar.

4. Jadwal Penggantian

Terakhir, perhatikan waktu yang tepat untuk mengganti olinya. Kinerja oli mesin sangat bergantung pada jarak tempuh kendaraan. Akibatnya, jadwal penggantian cairan ini menjadi jauh lebih cepat. Idealnya, oli mesin diganti setiap 6 bulan atau 10.000 km. Sementara itu, umur pakai oli gardan umumnya jauh lebih lama. Meskipun demikian, jangan sampai Anda luput untuk selalu memperhatikannya. Keterlambatan mengganti oli bisa membuat performa mobil menjadi menurun.

Jangan Biarkan Perjalanan Terganggu Akibat Telat Servis!

perbedaan oli mesin dan oli gardan

Singkatnya, menjaga kondisi mesin dan transmisi adalah kunci paling utama. Dengan begitu, mobil selalu siap diandalkan untuk mobilitas Anda sehari-hari. Jika Anda mulai ragu, inilah saat yang tepat untuk mengeceknya.

Bawa segera kendaraan kesayangan Anda ke Sejuk Ngawi! Tim mekanik ahli kami siap melayani perawatan kendaraan Anda secara general. Kami ahli menangani servis mesin, perbaikan kaki-kaki, hingga perawatan AC mobil. Hasilnya, kabin akan selalu sejuk dan perjalanan keluarga menjadi nyaman.

Amankan jadwal servis Anda tanpa harus antre panjang.Silakan klik link di bawah ini untuk booking.

BOOKING DISINI!

Leave A Comment